Metode Storytelling

  1. Hakekat metode storytelling

Pada dasarnya metode merupakan suatu cara menyampaikan pembelajaran yang dilakukan oleh guru untuk menyampaikan isi materi kepada siswa sehingga siswa tertarik dengan materi tersebut. Penggunaan storytelling sesuai diterapkan di kelas rendah sekolah dasar. Karena pada hakekatnya siswa kelas rendah masih senang untuk bermain dan mendengarkan cerita. Terlebih apabila cerita tersebut mengikutsetakan siswa dalam pelaksanaanya. Metode storytelling pada dasarnya merupakan metode yang menggunkan cerita dongeng yang menggambarkan situasi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang dibantu dengan media pembelajaran salah satunya dengan media pembelajaran wayang atau story book.

Istilah storytelling diterjemahkan dari bahasa Inggris Teaching English to Children menurut scott dan ytrebrg yaitu “ storytelling digunakan dengan tidak menggunakan buku pada saat pembelajaran”. Storytelling digunakan dengan menuntut guru untuk bisa mengadaptasi dan menguasai isi pembelajaran yang terdapat dalam buku dengan cara menceritakannya kembali dalam bentuk dongeng. Setelah bercerita guru harus mengulang kembali kata kunci sehingga siswa menjadi faham dan mengerti. Selain itu, mimik dan ekspresi wajah dalam bercerita disesuaikan dengan objek yang diceritakan. Kemudian guru harus mampu mengajak siswa masuk ke dalam cerita tersbut menggunakan kontak mata antara guru dengan siswa pada waktu yang tepat. Sejalan dengan uraian tersebut, menurut Wright (1995:34) ketika guru melakukan storytelling, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk membantu pemahaman siswa yaitu:

lebih lengkap lagi, silahkan downloda di sini    Metode Story Telling 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *